{"id":261,"date":"2024-10-30T13:44:10","date_gmt":"2024-10-30T13:44:10","guid":{"rendered":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/?p=261"},"modified":"2024-10-27T14:16:44","modified_gmt":"2024-10-27T14:16:44","slug":"mengubah-file-index-dengan-htaccess","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/","title":{"rendered":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess-1024x575.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-265\" srcset=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess-1024x575.png 1024w, https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess-300x169.png 300w, https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess-768x432.png 768w, https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png 1365w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika seseorang mengakses website Anda tanpa menyebutkan nama file tertentu, server web secara default akan menampilkan halaman index, seperti <code>index.html<\/code>, <code>index.php<\/code>, atau file lain yang telah ditentukan sebagai halaman utama. Namun, terkadang Anda mungkin ingin mengubah halaman default ini menjadi file lain yang lebih spesifik atau sesuai kebutuhan. Dengan menggunakan file <code>.htaccess<\/code>, Anda dapat dengan mudah mengatur halaman index yang diinginkan. Artikel ini akan membahas cara menggunakan file <code>.htaccess<\/code> untuk mengubah default index website Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu File .htaccess?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><code>.htaccess<\/code> adalah file konfigurasi yang digunakan oleh server web berbasis Apache untuk mengelola berbagai pengaturan di tingkat direktori. File ini memungkinkan Anda untuk mengontrol perilaku server, seperti pengaturan pengalihan (redirect), keamanan, caching, dan penentuan file index. Salah satu fungsi yang sering digunakan dari <code>.htaccess<\/code> adalah menentukan halaman index default yang akan ditampilkan saat pengguna mengakses direktori utama website.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Mengubah Default Index?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada beberapa alasan mengapa Anda mungkin ingin mengubah file index default di website Anda:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Personalisasi<\/strong>: Anda mungkin memiliki halaman khusus yang ingin ditampilkan sebagai beranda utama, seperti <code>home.html<\/code> atau <code>welcome.php<\/code>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Perubahan Konten<\/strong>: Jika Anda memperbarui konten website dan ingin mengganti halaman index lama dengan yang baru tanpa menghapus file sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Manajemen Akses<\/strong>: Anda ingin menampilkan halaman maintenance sementara saat sedang melakukan pembaruan pada website.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengatur Default Index dengan File .htaccess<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti untuk mengubah default index menggunakan <code>.htaccess<\/code>:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah 1: Akses File .htaccess<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk memulai, Anda perlu mengakses file <code>.htaccess<\/code> di root direktori website Anda. Jika file <code>.htaccess<\/code> belum ada, Anda bisa membuatnya dengan langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka cPanel atau FTP klien Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Buka File manager dan masuk ke folder utama dari website Anda (biasanya di folder <code>public_html<\/code>).<\/li>\n\n\n\n<li>Buat file baru dengan nama <code>.htaccess<\/code> (ingat untuk menggunakan titik di depan nama file).<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah 2: Menentukan File Index Baru<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah Anda mengakses atau membuat file <code>.htaccess<\/code>, tambahkan baris perintah berikut untuk mengatur file index yang diinginkan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><code>DirectoryIndex halaman-baru.html<\/code><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Gantilah <code>halaman-baru.html<\/code> dengan nama file yang ingin Anda jadikan sebagai halaman utama. Anda juga bisa menentukan beberapa file index, di mana server akan memilih file pertama yang ditemukan dalam daftar. Contoh:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><code>DirectoryIndex halaman-baru.html index.php index.html<br><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Dalam contoh di atas, server akan mencari <code>halaman-baru.html<\/code> terlebih dahulu. Jika tidak ditemukan, maka akan mencoba menampilkan <code>index.php<\/code>, dan jika masih tidak ada, akan menampilkan <code>index.html<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah 3: Simpan Perubahan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menambahkan baris <code>DirectoryIndex<\/code>, simpan file <code>.htaccess<\/code> dan upload kembali ke direktori root jika Anda mengeditnya secara lokal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah 4: Uji Coba Pengaturan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah file <code>.htaccess<\/code> diperbarui, buka browser dan akses domain Anda tanpa menyebutkan file tertentu, misalnya <code>https:\/\/www.domainanda.com<\/code>. Pastikan bahwa file index yang Anda tentukan dalam <code>.htaccess<\/code> ditampilkan dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Kasus Penggunaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa skenario di mana Anda mungkin ingin mengatur default index dengan <code>.htaccess<\/code>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Maintenance Mode<\/strong>: Anda sedang memperbarui website dan ingin menampilkan halaman maintenance sementara. Anda bisa membuat file <code>maintenance.html<\/code> dan mengatur <code>.htaccess<\/code> seperti berikut<br><code><br>DirectoryIndex maintenance.html <\/code><br><br>Setelah pekerjaan selesai, Anda bisa menghapus baris tersebut atau mengatur ulang file index default ke <code>index.html<\/code>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peluncuran Produk Baru<\/strong>: Jika Anda ingin menampilkan halaman landing khusus untuk produk baru di beranda, tambahkan baris berikut di <code>.htaccess<\/code><br><br><code>DirectoryIndex produk-baru.html<\/code><br><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembaruan Halaman Beranda<\/strong>: Saat Anda memiliki halaman beranda baru (<code>home.php<\/code>) tetapi ingin tetap menyimpan halaman lama sebagai cadangan (<code>index.html<\/code>), Anda bisa menambahkan<br><br><code>DirectoryIndex home.php index.html<\/code><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesalahan Umum Saat Menggunakan .htaccess<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari saat menggunakan <code>.htaccess<\/code> untuk mengatur file index:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kesalahan Penulisan<\/strong>: Pastikan Anda mengetikkan nama file dengan benar, termasuk ekstensinya. Kesalahan penulisan akan membuat server tidak dapat menemukan file yang dimaksud.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Izin File .htaccess<\/strong>: Pastikan file <code>.htaccess<\/code> memiliki izin (permissions) yang tepat, biasanya 644, agar dapat dibaca oleh server.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konflik dengan Pengaturan Lain<\/strong>: Jika Anda memiliki pengaturan lain di <code>.htaccess<\/code>, pastikan tidak ada konflik yang dapat menyebabkan error 500 (Internal Server Error).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengubah halaman index default di website Anda menggunakan file <code>.htaccess<\/code> adalah langkah sederhana namun efektif untuk mengelola konten yang ditampilkan kepada pengunjung. Dengan mengatur file index yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa halaman yang ingin Anda tonjolkan adalah yang pertama kali dilihat oleh pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan Anda selalu mengecek ulang setiap perubahan yang dilakukan pada file <code>.htaccess<\/code> agar tidak menimbulkan masalah pada akses website. Jika Anda baru dalam mengelola <code>.htaccess<\/code>, lakukan perubahan secara bertahap dan simpan cadangan file asli sebelum mengedit.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika seseorang mengakses website Anda tanpa menyebutkan nama file tertentu, server web secara default akan menampilkan halaman index, seperti index.html, index.php, atau file lain yang telah ditentukan sebagai halaman utama.. <a class=\"read-more-link\" href=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\">read more&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":265,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,53],"tags":[79,81,78,80],"class_list":["post-261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hosting","category-pemrograman","tag-cara-custom-file-index","tag-directory-index-htaccess","tag-mengganti-file-index","tag-mengganti-file-index-dengan-htaccess"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika seseorang mengakses website Anda tanpa menyebutkan nama file tertentu, server web secara default akan menampilkan halaman index, seperti index.html, index.php, atau file lain yang telah ditentukan sebagai halaman utama.. read more...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ArenHost Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-30T13:44:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-27T14:16:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"767\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"aren\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"aren\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\"},\"author\":{\"name\":\"aren\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/f3214859d7d839e88bfadba7323c2137\"},\"headline\":\"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess\",\"datePublished\":\"2024-10-30T13:44:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-27T14:16:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\"},\"wordCount\":647,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png\",\"keywords\":[\"cara custom file index\",\"directory index htaccess\",\"mengganti file index\",\"mengganti file index dengan htaccess\"],\"articleSection\":[\"Hosting\",\"pemrograman\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\",\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\",\"name\":\"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png\",\"datePublished\":\"2024-10-30T13:44:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-27T14:16:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png\",\"width\":1365,\"height\":767},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/\",\"name\":\"ArenHost Blog\",\"description\":\"ArenHost Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"ArenHost Blog\",\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Aren-horizontal.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Aren-horizontal.png\",\"width\":2717,\"height\":794,\"caption\":\"ArenHost Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/f3214859d7d839e88bfadba7323c2137\",\"name\":\"aren\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f1d6ba1b1dcdf605614800546041d9d1d3b07c8fa4eec87c29cf852c8d79b21?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f1d6ba1b1dcdf605614800546041d9d1d3b07c8fa4eec87c29cf852c8d79b21?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"aren\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/arenhost.id\/blog\",\"aren\"],\"url\":\"https:\/\/arenhost.id\/blog\/author\/aren\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog","og_description":"Ketika seseorang mengakses website Anda tanpa menyebutkan nama file tertentu, server web secara default akan menampilkan halaman index, seperti index.html, index.php, atau file lain yang telah ditentukan sebagai halaman utama.. read more...","og_url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/","og_site_name":"ArenHost Blog","article_published_time":"2024-10-30T13:44:10+00:00","article_modified_time":"2024-10-27T14:16:44+00:00","og_image":[{"width":1365,"height":767,"url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png","type":"image\/png"}],"author":"aren","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"aren","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/"},"author":{"name":"aren","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/f3214859d7d839e88bfadba7323c2137"},"headline":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess","datePublished":"2024-10-30T13:44:10+00:00","dateModified":"2024-10-27T14:16:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/"},"wordCount":647,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png","keywords":["cara custom file index","directory index htaccess","mengganti file index","mengganti file index dengan htaccess"],"articleSection":["Hosting","pemrograman"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/","url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/","name":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess - ArenHost Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png","datePublished":"2024-10-30T13:44:10+00:00","dateModified":"2024-10-27T14:16:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#primaryimage","url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png","contentUrl":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Mengganti-File-index-dengan-htaccess.png","width":1365,"height":767},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/mengubah-file-index-dengan-htaccess\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengganti File Index dengan .htaccess"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/","name":"ArenHost Blog","description":"ArenHost Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#organization","name":"ArenHost Blog","url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Aren-horizontal.png","contentUrl":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Aren-horizontal.png","width":2717,"height":794,"caption":"ArenHost Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/f3214859d7d839e88bfadba7323c2137","name":"aren","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f1d6ba1b1dcdf605614800546041d9d1d3b07c8fa4eec87c29cf852c8d79b21?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f1d6ba1b1dcdf605614800546041d9d1d3b07c8fa4eec87c29cf852c8d79b21?s=96&d=mm&r=g","caption":"aren"},"sameAs":["https:\/\/arenhost.id\/blog","aren"],"url":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/author\/aren\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=261"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":268,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/261\/revisions\/268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arenhost.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}